Ketidakbahagiaan Dewasa Berakar dari Masa Kanaknya

Menjalani hidup dengan rasa penuh kebahagiaan yaitu keinginan tiap orang. Tetapi, selalu orang merasa tak senang tanpa mengetahui apa penyebabnya.

Kalau Kamu pernah merasa demikian, mungkin Kamu perlu memutar kembali kenangan-kenangan yang sudah ada di masa lalu. Berdasarkan psikolog keluarga dari Selaras Pesona Indonesia, bernama Veronica Kristiyani, ketidak bahagiaan yang di rasakan ketika ini berkaitan erat dengan perbuatan yang diterima pada ketika tetap kanak-kanak.

Perlu disadari seringkali ada kanak-kanak yang ada di dalam badan dewasa. Kanak-kanak ini akan membawa perasaan yang terekam di dalam alam bawah sadar yang di terima di masa lalu. Kalau di masa kanak-kanak dahulu seseorang pernah terluka maka pada perasaan itulah yang di rasakan ketika dewasa.

“Supaya senang, permasalahan masa lalu itu mesti diselesaikan lebih dulu,” kata Veronica dalam acara seminar bernama One Day Parenting tahun 2017 di gedung Kementerian Pendidikan serta Kebudayaan, Jakarta.

Berdasarkan Veronica, cara untuk mendapat kebahagiaan yaitu dengan mulai memeriksa akar ketidakbahagiaan ketika masa kanak-kanak. Identifikasilah perasaan yang sudah pernah di rasakan di masa lalu seperti perasaan yang tersakiti, trauma, ketakutan atau perasaan terabaikan.

Setelah teridentifikasi, maka akui, terima serta bertanggungjawablah dengan perasaan itu. Kanak-kanak di dalam badan dewasa pun juga membutuhkan rasa cinta serta penerimaan. Lalu, sadarilah kalau kapasitas yang kita miliki ketika ini jauh lebih baik dari ketika kecil dahulu. Dengan menerima perasaan di masa lalu, Kamu akan lebih mudah mencintai diri serta merasakan kebahagiaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *