Online Shop Menjamur, Bagaimana dengan Toko Konvensional di Dunia Fashion?

PERKEMBANGAN technology seakan turut berkontribusi dalam mengubah pola hidup manusia. Bahkan seluruhnya sekarang telah bermigrasi ke ranah online, tidak terkecuali dengan industri fashion Tanah Air.

Buktinya dalam beberapa tahun yang terakhir gaya belanja dari kebutuhan sandang ber-basis online kian berkembang pesat. Bahkan beragam lini usaha ber-basis online shop ataupun e-commerce di Tanah Air pun terus menerus bermunculan.

Tapi dibalik itu, ada 1 hal terungkap yang faktanya, berkiprah di dunia maya saja masih belum cukup dalam perkembangan busines itu. Contohnya saja ada sejumlah kelemahan online shop yang mana dapat jadi penghambat.

Seperti lamanya waktu pengiriman, ukuran dan juga warna busana tak sesuai, retur product yang butuh waktu lama kalau terjadi kesalahan dan juga lain sebagainya. Tentu hal itu bisa mengganggu kenyamanan pembeli dalam berbelanja.

Sebab itu, setidaknya di perlukan kontribusi dari toko konvensional untuk membagikan pengalaman belanja yang lebih baik untuk pembeli.

“Kombinasi antara penjualan online via website ataupun app dan juga offline store ini bisa memberi pengalaman belanja yang lebih baik,” kata Jason Lamuda, selaku CEO Berrybenka saat acara Media Gathering di kota Jakarta Selatan, belum lama ini.

Lanjutnya, dengan kombinasi itu setidaknya bisa menutupi kelemahan online shop yang selama ini sedang terjadi. Contohnya, pembeli dapat melihat item fashion yang di inginkan via online, membelinya via online ataupun mengambil barang langsung dari toko konvensional kalau stok tersedia, hingga tidak memakan waktu untuk pengiriman.

Perihal retur barang kalau tidak sesuai harapan pun juga dapat di lakukan langsung di toko konvensional tanpa repot lagi membungkus dan juga mengirim barang kembali yang memerlukan waktu yang lama dan juga keluhan yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *