Penderita Thalassemia akan Ketergantungan

Kepala Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassemia, Ruswandi berkata, orang ataupun penderita penyakit thalassemia khususnya pada thalassemia mayor akan seumur hidup dapat mengalami ketergantungan.

Dia menyebut organisasinya terus menerus melaksanakan sosialisasi mengenai penyakit ini. Kalau telah positif menderita penyakit ini, dia berkata, terlebih thalassemia mayor maka pada seumur hidup penderita ini mesti terus berobat. Ibaratnya, jelas dia, rumah sakit (RS) merupakan rumah kedua untuk penderita Thalasemia. Selain itu, hidup dengan penuh ketegantungan. Sebab tiap bulan mesti mengantar anak ke RS untuk dapat transfusi darah seumur hidup. Kelas besi pun juga diperlukan seumur hidup. “Untuk itu, pencegahan terpenting jika tak maka dapat diderita seumur hidup,” katanya.

Organisasi yang dipimpinnya itu terus-menerus melaksanakan sosialisasi penyakit ini. Tapi, sayangnya kepedulian rakyat tetap rendah.

Dia menyebut, pada Hari senin (8/5) pagi melaksanakan sosialisasi thalassemia ke jalan raya, tetap banyak mobil yang enggan dalam membuka kaca kendaraannya untuk dapat menerima hadiah kipas angin serta penjelasan penyakit ini. Padahal, dia menyebut hari ini merupakan hari thalassemia sedunia. Dia berharap kepedulian rakyat dapat melambung serta menyambut baik media yang diberitakan penyakit ini.